Desa Cermen

Kec. Kedamean
Kab. Gresik - Jawa Timur

Artikel

Sosialisasi Pencegahan dan Penurunan TBC di Desa Cermen

26 Juni 2026

35 Kali dibuka

Jum'at (26/06/2026) Pemerintah Desa Cermen Mengadakan Sosialisasi Pencegahan dan penurunan TBC, untuk Mengenal TBC: Gejala, Penyebab, dan Pentingnya Pengobatan Tuntas.

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Meski paling sering menyerang organ paru-paru (TBC paru), bakteri ini juga dapat menginfeksi organ tubuh lain (TBC ekstra paru) seperti kelenjar getah bening, tulang belakang, ginjal, hingga otak. Di Indonesia, TBC masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat terbesar dan menempati peringkat kedua kasus tertinggi di dunia.

Bagaimana TBC Menular?
Penularan bakteri TBC terjadi melalui udara (airborne). Ketika seorang penderita TBC aktif batuk, bersin, atau berbicara, mereka mengeluarkan percikan lendir kecil (droplet) yang mengandung bakteri ke udara. Orang lain yang berada di sekitar dapat tertular jika tidak sengaja menghirup udara yang terkontaminasi tersebut. 
Faktor risiko penularan umumnya meningkat pada:
  • Orang yang tinggal serumah dengan penderita TBC aktif.
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah (seperti penderita HIV atau diabetes).
  • Lingkungan rumah yang lembab dan kekurangan sinar matahari langsung atau ventilasi yang buruk. 
Gejala-Gejala TBC yang Harus Diwaspadai
Gejala klinis TBC berkembang secara perlahan. Seseorang harus segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala utama berikut: 
  1. Batuk berkepanjangan: Batuk terus-menerus selama 2 minggu atau lebih, yang sering kali disertai dahak atau bercak darah.
  2. Demam: Merasa meriang atau demam ringan dalam jangka waktu lama, terutama pada sore atau malam hari.
  3. Keringat malam: Mengeluarkan keringat berlebih pada malam hari meskipun tidak sedang melakukan aktivitas fisik.
  4. Penurunan berat badan: Kehilangan nafsu makan yang memicu penurunan berat badan secara drastis tanpa alasan yang jelas.
  5. Kelelahan ekstrem: Tubuh terasa lemas, lesu, dan mudah lelah sepanjang waktu. 
Pengobatan TBC dan Bahaya Putus Obat
Kabar baiknya, TBC adalah penyakit yang bisa disembuhkan secara total jika ditangani dengan benar. Pengobatan TBC dilakukan dengan mengonsumsi kombinasi beberapa jenis antibiotik khusus, yang dikenal sebagai Obat Anti Tuberkulosis (OAT). 
Proses pengobatan ini membutuhkan waktu minimal 6 bulan dan harus diminum secara rutin tanpa putus. Tantangan terbesar dalam pengobatan TBC adalah kepatuhan pasien. Sering kali pasien berhenti minum obat di tengah jalan karena merasa tubuhnya sudah sehat.

Komentar yang terbit pada artikel "Sosialisasi Pencegahan dan Penurunan TBC di Desa Cermen"

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Kepala Desa

MOCH. SUHADI, S.H

Kaur Keuangan

SALAMAH DWI HANDAYANI

Sekretaris Desa

SUKO SULISTYONO

Kasi Pemerintahan

MEI PURWO NINGSIH

Kasi Kesejahteraan

MOCHAMAD MAKSUM

Kasi Pelayanan

ZUNI IVAATUSSUNNAH

Kasun Cermen

NURKHOLIS

Kasun Gorekan Kidul

SUPAJI

Kasun Medeo

BUDI SUYONO

Kasun Gorekan Lor

MAT JUWARI

Kasi Pemerintahan

MEI PURWO NINGSIH

Sekretaris Desa

SUKO SULISTYONO

Kaur Keuangan

SALAMAH DWI HANDAYANI

Kasi Pelayanan

ZUNI IVAATUS SUNNAH

Kasi Kesejahteraan

MOCHAMAD MAKSUM

Kasun Cermen

NURKHOLIS

Kasun Gorekan Kidul

SUPAJI

Kasun Medeo

BUDI SUYONO

Kasun Gorekan Lor

MAT JUWARI

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Cermen

Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-7.277911
Longitude:112.515091

Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik - Jawa Timur

Buka Peta

Wilayah Desa